Guru Olahraga Cabuli 9 Siswi SD di Bojonegoro

BOJONEGORO– Belum hilang ingatan terhadap Joko Waluyo (45), seorang guru yang mencabuli belasan siswanya di Bojonegoro, Jawa Timur, kini perbuatan bejat itu kembali  dilakukan seorang guru.

Adalah Haris Munandar (59), guru olahraga di SDN Kecamatan Kapas dilaporkan telah mencabuli 9 siswinya. Haris, warga Halan Basuki Rahmad Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro itu kini harus menjalani pemeriksaan di Polsek setempat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Jangan ketinggalan berita tentang Piala Dunia 2010, hanya di Okezone.com

Dari penyelidikan polisi, 9 siswinya tersebut mendapat perlakuan tidak senonoh yakni diraba dadanya dan alat vitalnya. Kasus yang menggegerkan dunia pendidikan di Bojonegoro ini terbongkar saat salah satu dari korban berinisial NF buka suara.

Korban yang masih duduk di kelas IV ini menceritakan perbuatan Haris kepada orangtuanya. Korban mengeluh kemaluannya sakit setelah dipegang guru olahraga tersebut.

Mendengar cerita anaknya tersebut, orangtua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek setempat. Pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan untuk memperjelas kasus tersebut. Tak lama kemudian, pelaku langsung diamankan dan dimintai keterangan. “Tersangka sementara sangat  kooperatif dan mengakui perbuatannya,” terang Kapolsek Kapas AKP Tabitha Resley.

Dari keterangan tersangka, jumlah korban ternyata tak hanya satu anak, melainkan sembilan siswi. Tapi, polisi meyakini jumlah korbannya bisa bertambah. Sampai saat ini, pihaknya terus menyelidiki kasus tersebut. “Kemungkinan lebih banyak. Kami masih terus memeriksa,” kata Kapolsek.

Diduga, pelaku mencabuli siswinya sudah sejak lama. Guna kepentingan penyidikan tersangka masih diperiksa intensif sambil mencocokkan data korban. Sementara sepanjang pemeriksaan bapak beranak empat itu enggan memberikan keterangan kepada wartawan. Wajahnya terus menunduk malu dan mengaku menyesal dengan perbuatannya. “Saya khilaf mas,” katanya singkat.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatnnnya, tersangka kini ditahan di Mapolsek setempat. Ia terancam hukuman penjara cukup lama dan dijerat  pasal 294 (1) KUHP jo pasal 82 (1) UU RI nomor 23 tahun 2002  tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro Zainudin menuturkan pihaknya menghormati proses hokum yang kini dilakukan pihak kepolisian. Jika terbukti bersalah, maka pihaknya pasti akan memberikan sanksi. Zainudin juga belum mengetahui apakah Haris sudah berstatus PNS atau belum. “Kami hormati proses hokum. Tapi kami belum mengetahui secara detail,” terang Zainudin yang mengaku masih berada di Medan urusan dinas.

Sebelum Haris, Joko Waluyo (45), guru SDN Ngasem, mencabuli 18 siswanya. Bedanya, Joko memiliki kelainan karena mencabuli siswa yang bejenis kelamin laki-laki. Pada tanggal 6 April lalu, ia dijatuhi hukuman empat tahun penjara oleh majlis hakim Pengadilan Negeri (PN) setempat. Dan kini, terdakwa masih menyatakan banding.(Nanang Fahrudin/Koran SI/ful)( Sumber : Okezone.com ) Kamis, 5 Agustus 2010 – 19:01 wib

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s