Orang yang berperilaku kasar (abusive persons)

Orang yang berperilaku kasar (abusive persons)

Orang yang berperilaku kasar (abusive persons) menunjuk pada seseorang (laki atau perempuan) yang menyiksa dan mengendalikan orang lain secara emosional, psikologis, dan fisik. Tipe orang seperti ini menikmati penderitaan korbannya dengan maksud merusak jiwa mereka dan membuat seolah – olah mereka layak mendapat perlakukan keras yang demikian darinya. Kebanyakan korbannya adalah orang yang mereka cintai, yang dengan kesetiaannya terikat dengan mereka karena rasa takut atau tidak berdaya. Kadang – kadang selalu ada pertanyaan besar tentang bagaimana atau mengapa orang yang malang tersebut tetap terikat pada kehidupan dengan seorang yang berperilaku kasar. Menandai pelaku tidaklah semudah seperti kelihatannya. Pada banyak kasus, sejak awal korban tidak mampu menandai pola – pola kekasaran pelaku sampai akhirnya semua terlambat. Pelaku mempunyai cara dalam mengontrol pikiran orang lain. Mereka tidak konsisten dengan peraturan yang dibuat dan hanya menginginkan peraturan tersebut diikuti oleh orang lain.

Bagaimana menandai orang yang berperilaku kasar (abuser).

Memulai pertempuran : Orang yang berperilaku kasar selalu ingin cekcok dan memulai konflik dengan orang lain. Mereka selalu melakukannya dengan menggunakan kekerasan seperti mendorong, merebut, menampar, memukul, atau menendang. Hal tersebut membuatnya bergairah melihat orang lain kesakitan.

Menggunakan alasan untuk membenarkan tindakannya atau aksinya : Dari pada membuat pernyataan maaf, pelaku cenderung menggunakan alasan atau menyalahkan untuk apa yang telah terjadi. Contoh : “Hari ini saya lelah sekali, jadi ketika kamu bertanya pada saya dengan pertanyaan tadi, saya jadi kehilangan kesabaran.” atau “Tadi itu kesalahan kamu. Saya tidak akan memukul anjing itu jika kamu tidak menanduk masuk.” Pelaku tidak pernah memperhitungkan dirinya.

Menyangkal setiap kesalahan : Pelaku biasanya menolak dituntut tanggung jawab untuk perbuatannya. Bila Anda bertanya mengapa ia memukul Anda atau berkata hal yang demikian pada Anda, ia selalu berkata “Saya tidak pernah melakukan itu” atau “Saya tidak mengerti perkataan mu.”

Terlalu mengendalikan : Pelaku selalu menginginkan segala sesuatu berjalan seperti apa yang ia inginkan. Pelaku mengontrol pikiran seseorang dengan kekuatan fisik dan ancaman. Memeras atau mengancam hidup Anda dan keluarga Anda adalah cara yang umum mereka gunakan untuk memaksa Anda melakukan apa yang ia inginkan.

Mengontrol : Rasa cemburu yang tak terkendali dan sifat posesif yang berlebihan adalah tanda lain dari perilaku kasar. Pelaku akan menanyakan Anda dengan siapa Anda berbicara, cemburu apabila Anda menghabiskan waktu yang lama bersama keluarga Anda, menuduh Anda ada main dengan orang lain, sering menelpon ketika Anda berada di luar rumah, dan mungkin pelaku tidak mengijinkan Anda berpakaian bagus karena takut seseorang akan tertarik pada Anda dan akan mengambil Anda darinya.

Menghancurkan benda – benda di depan Anda, khususnya barang – barang yang Anda sayangi, adalah tanda lain dari orang yang kasar. Dalam berargumen, pelaku cenderung melakukan perusakan seperti memukul tembok, melempar sesuatu, memecahkan piring atau gelas, dan menghancurkan kursi atau meja. Pelaku juga cenderung merusak benda – benda berharga Anda, seperti memutuskan kalung pemberian ibu Anda.

Melanggar batas dengan memasuki wilayah pribadi Anda dan memperlakukan Anda tanpa rasa hormat. Pelaku selalu memakai cara Anda hanya untuk menyelesaikan apa yang ia inginkan dan selalu melakukan sesuatu berlawanan dengan keinginan Anda.

Memperlihatkan harga diri yang rendah : Bahkan jika ia mempunyai keyakinan yang rendah, pelaku cenderung berlaku seolah – olah ia berkuasa dan kuat. Dan ia mengekpresikannya dengan cara meremehkan dan merendahkan orang lain dengan maksud mengangkat harga dirinya.

Tidak mampu untuk mengenali dan mengekpresikan emosinya dengan cara yang benar dan jika pelaku marah pada orang lain, ia akan memperlihatkan kemarahannya dengan mengalihkan kemarahannya pada Anda. Temperamen pelaku biasanya di luar kendali. Ledakan kemarahan terjadi bahkan untuk gangguan yang sepele.

Kelihatan ramah di hadapan orang lain tapi tidak dihadapan Anda. Orang yang kasar bisa berlaku sebagai teman baik di tempat kerja, tetapi ketika di rumah, perilakunya dapat berlawanan. Inilah alasan mengapa seseorang tidak dapat mengetahui tanda – tanda perilaku kasarnya.

Terlalu tergantung pada kebutuhan fisik dan emosional. Pelaku selalu berkata pada Anda bahwa dia membutuhkan Anda. Tetapi perkataannya ini mempunyai arti bahwa Anda harus hidup sesuai kriteria orang yang ia inginkan.

Berbohong terus menerus pada Anda dan mempermainkan emosi Anda dengan cara – cara seperti memanggila nama Anda, merendahkan diri Anda, mengabaikan perasaan Anda, tidak menghargai apa yang Anda capai, mempermalukan Anda di depan orang lain, dan selalu meracuni pikiran Anda dengan kata – kata buruk dan menakutkan.

Mengisolasi Anda dari orang lain agar Anda selalu bersamanya. Pelaku bisa saja mengisolasi Anda dari keluarga Anda dan teman – teman Anda dengan tidak mengijinkan Anda menggunakan telepon.

Tidak menunjukan rasa hormat pada orang lain dan kejam pada binatang. Bisa juga tidak menunjukan rasa hormat pada orang yang lebih tua, menyakiti anak – anak, dan memperlihatkan pengabaian pada binatang dengan cara menyiksanya.

Memaksa berhubungan seks bahkan jika Anda sedang tidak merasa bergairah. Pelaku mungkin ingin juga Anda melihat film atau majalah porno dan menginginkan Anda terlibat dengan fantasinya bahkan jika Anda menentang keinginannya.

Memperlihatkan pesona yang kuat pada segala sesuatu yang dilakukannya dengan kekerasan dan menunjukan hal tersebut dengan bermain dan menakuti Anda dengan senjata tajam, mendengarkanan musik keras, dan menonton pertunjukan yang penuh kekerasan.

Mengakui menyakiti dan menyerang orang lain pada waktu dulu tetapi menyalahkan orang tersebut karena telah membuatnya melakukan hal tersebut.

Menggunakan obat dan minuman keras secara tidak terkontrol tanpa mau mendengarkan protes Anda. Dan, bahkan jika Anda protes, Anda akan mendapat pukulan dari pelaku.

Sangatlah penting untuk menyadari bahwa Anda sedang hidup dengan pasangan yang berperilaku kasar agar Anda bisa mengambil langkah-langkah untuk menyelamatkan diri Anda dari keadaan yang lebih buruk. Dan bagi pasangan yang belum terikat dalam pernikahan, mengenali tanda-tanda orang yang berperilaku kasar membantu Anda untuk memutuskan jalan terbaik untuk hidup Anda.

Sumber : Daniel’s Mind Therapy
http://www.danielaries.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s